Tags

       Sebagai mahasiswa tentu kita harus mempunyai pilihan atau focus aktivitas selama mengemban title mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Manajemen, apakah akan menjadi aktivis organisasi, focus akademik atau pilihan yang lain. Shared Vision yang disepakati pada sidang umum I DPM FEM IPB 07/08 merupakan visi bersama yang menjadi koridor guna mengarahkan arah gerak kelembagaan FEM. Satu hal yang perlu digarisbawahi adalah apapun pilihan itu, semuanya menuntut pada semua nilai-nilai shared vision, nilai-nilai universal yang pengimplementasiannya tidak dibatasi ruang dan waktu.

Ada dua landasan visi bersama FEM guna mengarahkanorganisasi maupun individu di FEM dalam bergerak yakni core competence dan service excellentCore competence mengarahkan baik organisasi maupun mahasiswa FEM untuk senantiasa fokus dalam proses pencapaian tujuan. Sedangkan service excellent mengarahkan untuk mengimplementasikan jiwa pengabdian dan memberikan yang terbaik kepada orang lain, tidak hanya mementingkan kepentingan diri sendiri dalam setiap aktivitas. Jika kedua nilai ini telah dimiliki oleh mahasiswa FEM, maka mereka akan mentransformasi diri mereka secara tidak langsung disetiap detiknya untuk senantiasa menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.

Untuk mencapai tujuan tersebut dibuatlah pola untuk meng-up grade mahasiswa maupun organisasi melalui improvement (pembinaan) dan empowerment (pemberdayaan). Pembinaan dibutuhkan untuk mempersiapkan mahasiswa FEM menjadi pemimpin yang kuat, bijak dan competence. Sehingga mereka tidak menjadi lemah dalam setiap tantangan dan permasalahan yang mereka hadapi. Sedangkan pemberdayaan dibutuhkan agar mereka dapat mengoptimalkan seluruh potensi terbaik mereka dalam setiap aktivitas untuk membuat segala sesuatunya menjadi lebih baik.

Kemudian keluaran yang ingin dicapai adalah mahasiswa FEM memiliki karakter yang mereka butuhkan dalam kompetisi dunia pasca kampus. Karakter ini terbagi dalam tiga Capital (modal) yang terdiri dari; Intelectual Capital, Social Capital dan Spiritual Capital.

  • Intelectual Capital
  1. Knowledgable Adalah karakter mahasiswa FEM yang seharusnya berpengetahuan dan kompeten di bidangnya.
  2. Skillfull Adalah Di samping berpengetahuan dan kompeten, mahasiswa FEM juga seharusnya memiliki keahlian.
  3. Profesional Adalah Profesional bukan sebatas jargon, identitas atau formalitas diri dan organisasi semata. Tetapi lebih dari itu, profesional adalah sebuah karakter. Berbicara tentang karakter, adalah sebuah integrity system. Nilai ini mengajarkan mahasiswa FEM untuk senantiasa professional tidak peduli apapun peran yang mereka pilih.
  • Social Capital
  1. Communication Adalah kemampuan untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain.
  2. Linkage Adalah kemampuan membangun jaringan (link).
  3. Team Work Adalah kemampuan untuk bekerja sama dengan orang lain dalam team, tidak egois menjadi the best one, tetapi the best team.
  4. Solidity Adalah setelah kemampuan bekerja di dalam tim
  • Spiritual Capital
  1. Sense of Belonging : Adalah perasaan memiliki yang membuat mahasiswa FEM bangga tanpa berlebihan atas segala potensi yang mereka miliki
  2. Sense of Responsibility: Adalah perasaan bertanggungjawab atas segala pilihan yang dibuat.
  3. Sense of Changing : Adalah perasaan dan keinginan yang kuat untuk berubah dan merubah segala sesuatu yang tidak semestinya menjadi lebih baik.
  4. Sense of Giving : Adalah perasaan dan keinginan untuk memberi terusm – menerus tanpa mengharap imbalan atau berharap pada apapun.
  5. Sense of Learning : Adalah perasaan dan keinginan untuk terus belajar. Karena belajar adalah sebuah proses tanpa titik akhir, maka setiap proses yang dilalui dalam aktivitas mahasiswa FEM adalah proses belajar untuk senantiasa menjadi lebih baik.
  6. Trushworthy : Adalah perasaan bahwa setiap amanah yang diemban oleh mahasiswa FEM harus dipertanggungjawabkan. Sehingga dalam pelaksanaannya, mereka harus konsisten dan konsekuen dengan setiap amanah mereka.
  7. Honesty: Adalah perasaan dan prinsip untuk senantiasa jujur dalam setiap aktivitas.